Apa itu Dart ? Berkenalan dengan Bahasa Pemrograman Dart

Apa itu dart ? pertanyaan itu sering muncul saat pertama kali ingin mempelajari Flutter. Flutter dibangun menggunakan bahasa pemrograman bernama DART sehingga sytax pada flutter juga akan menggunakan syntax dart. Lalu apa itu dart dan kenapa harus mempelajarinya ?

Dart adalah bahasa pemrograman dikembangkan oleh google sejak tahun 2007 dipimpin oleh Lars Bak dan Kasper Lund yang berfokus untuk optimalisasi sisi client. Tidak hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi seluler, Dart juga dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai macam aplikasi seperti web, micro service, desktop dan aplikasi lain yang mengusung teknologi Internet of Things (IoT).

Dart merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dengan syntax yang mirip dengan C++, Java dan Javascript. Jadi apabila anda pernah belajar java atau javascript maka seharusnya mempelajari dart akan menjadi lebih mudah.

Website Dart : https://dart.dev/

Kenapa harus belajar Dart ?

Seperti yang kita ketahui, Flutter dibangun menggunakan Dart. Berkat Dart pula lah yang menjadikan flutter sebagai cross platform framework tercepat saat ini yang memilik performa seperti native. Mengapa ? Karena Dart mendukung banyak arsitektur seperti IA-32, X64, MIPS, ARMv5TE, ARMv6, ARMv7, dan arsitektur ARM64. Dengan kemampuan tersebut sehingga mendukung pengembangan aplikasi mobile secara native untuk ke dua platform Android dan iOS

Dart juga merupakan bahasa pemrograman yang dinamis. Dart VM menawarkan kemampuan untuk menjalankan secara langsung kode tanpa perlu dikompilasi terlebih dulu. Bahasa pemrograman ini juga dapat langsung digunakan pada browser Chrome tanpa perlu di compile.

Tujuan dari Dart Lang

Dart hadir dengan tujuan besar. Menurut situs resminya Dart memiliki tujuan jangka panjang yang ambisius yaitu :

Apa itu dart
  • Dart disupport oleh banyak library dan tools lainnya yang memungkinkan untuk membuat aplikasi dengan skala sangat besar.
  • Menyederhanakan tugas pemrograman. Dart dirancang untuk membuat kegiatan pemrograman menjadi lebih sederhana.
  • Dart merupakan bahasa pemrograman yang sangat stabil sehingga siap digunakan untuk membangun sebuah produk aplikasi rill (production).
  • Scalable

Dart dapat dijalankan dengan empat cara berbeda

  • Dengan bantuan dart2js, Dart dapat di kompilasi menjadi JavaScript sehingga dart juga support untuk web programming dan sudah semua browser modern.
  • Dart SDK juga sudah include dengan Dart VM dan ini merupakan standalone execution. Dengan ini maka Dart juga dapat dijalankan melalui terminal atau CMD. Dan memiliki package manager yang powerfull dengan nama “pub“.
    Sekedar informasi package manager pada dart berkode pub itu seperti npm di nodejs, apt-get di ubuntu, composer di PHP
  • Syntax Dart dapat dijalankan dalam mode lain melalui browser Dartium. Ini adalah browser Web Chromium khusus yang menyertakan VM Dart. Karena browser ini memiliki dukungan langsung untuk kode Dart, jadi tidak perlu mengubahnya menjadi JavaScript. Kerennn..!!!
  • Dart juga dapat dijalankan dalam mode AOT. AOT adalah singkatan dari Ahead-Of-Time compilation. Dalam mode ini, kode Dart dapat langsung diubah menjadi native code.
    Mode AOT ini yang digunakan dart pada flutter.

DartPad

Jika ingin mencoba menulis program Dart tanpa instalasi atau konfigurasi apa pun, maka DartPad adalah pilihan yang tepat. Tampilan DartPad juga sangat sederhana dan jelas.

contoh tampilan dartpad
contoh tampilan Dartpad : https://dartpad.dartlang.org/

Dengan dartpad kita dapat mencoba menjalankan syntax dart secara online. Untuk pengenalan syntax dan data type pada dart silahkan baca disini

Fundamental Dart libraries

Berikut beberapa library dart yang umum digunakan.

LibraryKeterangan
dart:coresemua fungsi dasar pada Dart seperti manipulasi string, collection, tanggal, dan URI diproses menggunakan library ini.
dart:htmllibrary yang digunakan untuk memanipulasi DOM yang banyak digunakan pada aplikasi Web.
dart:iodigunakan untuk aplikasi baris console.
dart:asyncuntuk men-support perintah asynchronous
dart:jslibrary untuk beroperasi dengan JavaScript.
dart:mathuntuk menjalankan fungsi matematis
dart:developeruntuk debugging dan inspector

untuk penggunaanya gunakan syntax import seperti dibawah ini

import 'dart:core';

Dart merupakan salah satu pemrograman yang Cepat

Meskipun Dart memang difokuskan untuk performa client side sebagaimana yang disebutkan di websitenya “Dart is a client-optimized language for fast apps on any platform” namun dart juga dapat digunakan sebagai micro service.

Menurut hasil benchmark techempower.com pada Round 19, Dart dengan framework redstone menduduki peringkat 243 dengan 46,969 req/sec.. Nilai tersebut tentu menarik karena dapat malewati beberapa framework populer dari nodejs seperti koa atau express-js

Screen Shot 2020 07 31 at 11.00.16

Penutup

Meskipun dart merupakan bahasa pemrograman baru namun kemampuan dan performa yang dihasilkan juga sangat menarik dan stabil. Semoga dapat menjawab pertanyaan anda seputar apa itu dart.

Selamat mencoba 🙂

Default image
Omadi Jaya
Fullstack developer, Software Engineer @ Depok, Indonesia

Leave a Reply